Belum lama ini, aku mengecek aplikasi HP ku bernama Samsung Health, aplikasi untuk memantau kesehatan penggunanya secara umum, seperti jumlah asupan kalori, jumlah langkah kaki per hari, kualitas tidur, dan lain-lain serta terintegrasi dengan perangkat lain seperti Samsung Smart Watch. Aplikasi ini amat membantu untuk mengetahui gambaran kesehatan penggunanya, tetapi sepertinya tidak denganku karena aku termasuk orang yang jarang berolahraga sehingga merasa belum dapat memanfaatkan aplikasinya secara optimal :D
Berbekal rasa penasaran, aku isi identitasku, mulai ku input asupan makananku setiap hari, dan aku perhatikan langkah kakiku dalam sehari. Bukan main, ternyata aku termasuk orang yang (kurang) aktif. Hmm. Dari active time target selama 60 menit, paling banyak hanya ku sanggupi 25 menit. Memang sih, aplikasi tidak selamanya memantau pergerakanku karena aku terkadang lepas dari gadget-ku. Akan tetapi, jika dipikir ada benarnya juga, belum lagi saat hari libur aku lebih sedikit melakukan pergerakan dan berefek pada pinggangku yang pegal. Tentu ini hal yang tidak patut ditiru, yaa!
Satu di antara 10 Muwashofat (sifat-sifat muslim ideal) ialah Qowiyyul Jismi (memiliki kekuatan jasmani). Rasulullah SAW pun pernah bersabda yang artinya "Mukmin yang kuat lebih aku cintai daripada mukmin yang lemah." (H.R. Muslim). Tentu berarti bila kurang bergerak, maka akan berdampak pada kesehatan jasmani yang menurun, 'kan? Aku juga teringat dengan tagline yang digaungkan di LDK (Lembaga Dakwah Kampus) Salam UI yaitu "Teruslah bergerak, karena diam itu menyakitkan." Pada hakikatnya juga apabila kita telah selesai dalam satu urusan, sebaiknya segera bergerak menyelesaikan yang berikutnya. Sebegitu pentingnya tentang bergerak yaa, teman-teman. Yuk terus bergerak!
No comments:
Post a Comment