Aku berjalan telah sejauh ini, masih terasa berat. Bukan apa-apa, rasanya bekal perjalananku tak terlalu banyak hingga aku berat melangkahkan kaki. Pun juga tidak terlalu sedikit dikatakan sebagai bekal sampai aku amat ringan untuk melangkah. Beberapa kilometer ku tempuh hingga aku memutuskan untuk menepi sejenak.
Fiuhh.. Ku buka tas untuk meraih bekal. Barangkali di perjalanan berikutnya aku akan kehausan atau kelaparan. Sempat ku berpikir sesaat, sampai akhirnya aku memilih menyimpan sisa bekalku. Sebenarnya, dahagaku tak tertahankan tetapi aku takut persediaan bekalku tak cukup dan aku tak menemukan air segar kembali. Kembali aku bersiap merapikan perbekalanku untuk melanjutkan perjalanan.
Kini aku menyusuri jalan yang sebelumnya tak pernah kulalui. Untungnya, matahari tak terlalu terik sehingga aku tak kepanasan. Sesekali hembusan angin turut menerpa menemaniku. Ku tengok pula di sekelilingku.
Aku memang berjalan seorang diri, tetapi tak benar-benar sendiri.
Di sekitarku yang banyak orang yang tak ku kenal, tentu mereka melangkah dengan masalah yang dipikulnya sendiri. Mungkin, yang saat ini sama sekali tidak ku kenal, akan menjadi seseorang yang aku kenal dan akan akrab denganku? Bisa jadi.
Percayalah. Fokus dalam kesendirian tak akan membuatmu kesepian. Namun ingatlah untuk meminta pertolongan bila terjadi sesuatu hal yang tidak kau inginkan dan belum mampu kau atasi.
No comments:
Post a Comment